Semayang Boy

Sebuah Tulisan Web Seorang Anak Dari Kawasan Danau Semayang

  • Kemarau di Danau Semayang

    Danau Semayang yang merupakan salah satu danau terluas di Kalimantan Timur kini dilanda kemarau lagi. Salah satu sentra perikanan terbesar di kabupaten Kutai Kartanegara tersebut kini menjadi surut. Danau Semayang merupakan cekungan alluvial yang membentuk rawa yang sangat luas terutama pada musim hujan ...

  • Explore to Semayang Village

    Semayang adalah sebuah desa yang terletak di kawasan Danau Semayang. Danau Semayang merupakan salah satu danau utama di Indonesia dengan luas sekitar 236,3 kilometer persegi. Merupakan danau terbesar keempat di Indonesia, setelah Danau Tuwoti di Sulawesi Selatan, Prian di Kalimantan, dan Poso di Sulawesi Tengah ...

  • Serba Terapung di Danau Semayang

    Desa Semayang adalah desa yang terletak dikawasan danau semayang. Karena sering naiknya air danau semayang sehingga menyebabkan desa Semayang sering mengalami banjir. Saat-saat banjir inilah banyak sekali aktivitas masyarakat desa Semayang yang dilakukan di atas air danau Semayang ...

  • Badai Matahari

    Matahari, sinar dan panasnya tentu begitu penting bagi kelangsungan kehidupan di muka bumi ini sepanjang masa. Namun, di balik benderangnya benda langit itu tersembunyi ”sisi gelap” yang mengganggu kondisi di bumi, yaitu bintik hitam (sunspot) yang diikuti badai dan flare.Badai matahari atau solar storm adalah siklus kegiatan peledakan dahsyat dari masa puncak kegiatan bintik matahari (sunspot) ...

MANFAAT DAN PERANAN DANAU SEMAYANG

Danau Semayang merupakan danau yang mempunyai fungsi dan peranan yang khas bagi manusia, organisme, dan lingkungan alam di sekitarnya. Diantaranya adalah fungsi ekologis, fungsi hidrologis, fungsi ekonomi, dan fungsi estetika.

Danau Semayang yang luas

Sebagai fungsi ekologis, danau semayang merupakan suatu perairan khas yaitu sebagai wilayah peralihan danau-sungai yang memiliki keanekaragaman jenis ikan yang tinggi, yang paling utama danau Semayang merupakan wilayah sebaran Pesut, mamalia air tawar yang langka sehingga perlu dilestarikan.

Fungsi hidrologis danau Semayang adalah danau Semayang merupakan wilayah peredam banjiran sungai Mahakam. Jadi secara tidak langsung danau Semayang juga berfungsi meminimalisir luapan air yang terjadi di kawasan pinggiran sungai Mahakam, seperti daerah Kota Bangun, Tenggarong, Samarinda, dan sebagainya. Namun saat ini kondisi danau Semayang dan danau-danau disekitarnya sangat mengkhawatirkan karena tingginya tingkat sedimentasi yang tinggi. Tingginya tingkat sedimentasi menyebabkan kedalaman air yang tersisa hanya sekitar setengah hingga dua meter, bahkan saat musim kemarau maka padang delta yang mencuat ke permukaan kian meluas. Faktor yang menyebabkan hal itu diduga akibat tingginya aktifitas industri perhutanan di daerah aliran sungai di sebelah hulu kawasan danau sehingga memicu sedimentasi yang mengakibatkan pendangkalan.

Sebagai fungsi ekonomis, danau Semayang merupakan lahan penangkapan ikan dan alur transportasi bagi penduduk setempat, terutama masyarakat desa Semayang. Dari potensi perikanannya sudah jelas sekali tampak sebagain besar penduduk sekitar danau mencari nafkah dari hasil danau, yaitu komoditi perikanan baik tangkap, budidaya, maupun pengolahan ikan. Selain sebagai tempat penangkapan ikan, danau Semayang juga digunakan oleh taxi ketinting sebagai jalur transportasi.

Dilihat dari segi fungsi estetika, danau Semayang juga berpotensi sebagai wisata alam. Danau ini sangat menjanjikan untuk dijadikan sebagai tempat wisata. Pasalnya jika mengarungi danau yang luas ini, terasa berada di tengah lautan karena tepi danau tidak terlihat terutama ketika air danau sedang naik. Sunset yang indah juga akan tampak dari cakrawala danau Semayang apabila cuaca mendukung. Sesaat menjelang terbenam , bias cahaya kuning kemerahan dari matahari tampak mewarnai awan disekitarnya, dan hal tersebut terpantul di permukaan air danau yang seakan menjadi cermin. Tak kalah dengan sunset, sunrise didanau tersebut juga tak kalah menariknya. Pasalnya cahaya matahari yang seakan timbul dari ujung danau, menjadi tanda dan penerang bagi para nelayan untuk turun ke danau untuk mencari nafkah. Jika kita melintasi danau semayang di malam hari, langit danau Semayang akan terlihat cantik dengan taburan bintang yang menghiasi langit yang luas. Sungguh nyaman, apalagi jika ditemani oleh kehadiran angin sepoi-sepoi.

Senja di danau Semayang dilihat dari desa Semayang


NASIB SI KEPALA BUNDAR DI DANAU SEMAYANG



Gambar Pesut (Orcaella brevirostris)

Dahulu pesut banyak terlihat berenang di kawasan danau Semayang, tetapi sekarang pesut menjadi satwa langka. Sekarang tidak pernah terlihat lagi sosok satwa berkepala bundar ini berenang di kawasan danau Semayang. Tidak seperti mamalia air lain yakni lumba-lumba dan ikan paus yang hidup di laut, pesut hidup di sungai-sungai daerah tropis. Habitat hewan pemangsa ikan dan udang air tawar ini dapat dijumpai di perairan Sungai Mahakam, danau Jempang, danau Semayang dan danau Melintang.


Populasi hewan ini terus menyusut akibat habitatnya terganggu, terutama makin sibuknya lalu-lintas perairan sungai Mahakam, serta tingginya tingkat erosi dan pendangkalan sungai akibat pengelolaan hutan di sekitarnya. Kelestarian pesut Mahakam juga diperkirakan terancam akibat terbatasnya bahan makanan berupa udang dan ikan, karena harus bersaing dengan para nelayan di sepanjang Sungai Mahakam.


Danau Semayang yang berada di wilayah kecamatan Kenohan merupakan tipe danau paparan banjir (flood plain). Naik turunnya (fluktuasi) air danau Semayang dipengaruhi besar oleh sungai Mahakam yang terbentang di Kalimantan Timur. Peningkatan volume air yang dibawa sungai Mahakam menghasilkan luapan yang akan mengakibatkan tergenangnya daerah paparan banjir. Danau Semayang akan terlihat surut ketika musim kemarau tiba, dan sebagian besar daerah paparan banjir ini akan terlihat kering. Dasar danau yang berupa dataran yang landai dan berupa hamparan merupakan potensi berkembangnya tumbuhan air.


Danau Semayang merupakan satu perairan khas yang berfungsi sebagai wilayah peralihan danau-sungai dengan keanekaragaman ikan air tawar yang tinggi. Danau semayang merupakan wilayah sebaran Pesut (Orcaella brevirostris) yakni satu jenis mammalia air tawar yang langka. Menurut penelitian, 30 jenis ikan ditemukan di wilayah danau Semayang yang masing-masing memiliki keragaman jenis pakannya. Sebagai wilayah sebaran pesut, danau Semayang telah menyediakan sumber pakan yang berupa ikan yang cukup melimpah.


Pada saat kemarau, beberapa bagian dari badan danau menjadi dangkal, yang memberikan peluang berkembangnya tumbuhan air. Perkembangan tumbuhan air yang pesat dikhawatirkan menyebabkan laju pendangkalan di danau. Tumbuhan air mempercepat laju penguapan air danau. Tumbuhan air akan berkembang secara pesat saat air dangkal, kemudian akan mati saat permukaan air danau merangkak naik dan menumpuk di dasar danau. Lajunya pendangkalan daerah perairan akan mnyebabkan munculnya masalah terhadap populasi Pesut, karena wilayah geraknya akan terbatasi. Semakin sempit ruang gerak Pesut, peluang untuk terluka akibat hantaman transportasi air akan semakin besar mengingat wilayah curam dasar danau Semayang hanya sedikit, terutama di bagian alur-alur transportasi yang menghubungkan danau Melintang dari arah selatan dan danau Semayang dari utara yang bergabung menuju sungai Pela. Selain penumpukan tumbuhan air di dasar danau, pendangkalan danau juga disebabkan oleh pengaruh erosi dari hulu sungai Mahakam.


Fluktuasi muka air danau Semayang dan kedalaman danau yang relatif kecil, akan membatasi ruang gerak Pesut. Pesut biasanya berada di perairan dengan kedalaman minimal 6 meter. Pada saat musim air surut, kondisi alur sungai di danau Semayang yang menghubungkan danau melintang dengan Pela juga relatif dangkal. Dengan demikian, populasi Pesut yang ada di Melintang akan terisolasi dari populasi Pesut di sungai Pela dan sungai Mahakam pada umumnya. Keterisolasian pesut di Melintang ini sering menjadi isu berita terjebaknya pesut tersebut karena pendangkalan danau.


PETIR


Petir atau halilintar adalah gejala alam yang biasanya muncul pada musim hujan di mana di langit muncul kilatan cahaya sesaat yang menyilaukan biasanya disebut kilat yang beberapa saat kemudian disusul dengan suara menggelegar sering disebut Guruh. Perbedaan waktu kemunculan ini disebabkan adanya perbedaan antara kecepatan suara dan kecepatan cahaya.
Petir terjadi akibat perpindahan muatan negatif menuju ke muatan positif. Menurut batasan fisika, petir adalah lompatan bunga api raksasa antara dua massa dengan medan listrik berbeda. Prinsip dasarnya kira-kira sama dengan lompatan api pada busi.
Petir adalah hasil pelepasan muatan listrik di awan. Energi dari pelepasan itu begitu besarnya sehingga menimbulkan rentetan cahaya, panas, dan bunyi yang sangat kuat yaitu guntur.
Petir merupakan peristiwa alami locatnya muatan-muatan listrik diantara awan ke awan atau awan ke permukaan bumi dalam proses penetralan. Terjadinya locatan muatan elektron di awan dimulai dari pergerakan angin ke atas didalam awan Cumulus yang kuat. Di dalam awan, uap-uap air berkondensasi menjadi partikel air yang lebih kecil yang stabil. Bila ketinggian awan Cumulus tersebut cukup tinggi, maka pergerakan angin didalam awan tersebut dapat mempunyai suhu dibawah 0 derajat celcius. Hal ini menyebabkan partikel air didalam awan membeku, membentuk partikel es. Sejalan dengan waktu, bergabunglah beberapa partikel es menjadi partikel kumpulan es yang besar dan berat. Partikel salju ini akan jatuh karena daya gravitasi atas beratnya sendiri ke permukaan bumi. Pada stadium ini, terpecah beberapa kristal es yang lebih kecil dan ringan dari kumpulan kumpulan es yang lebih berat. Awan itu selalu bergerak terus menerus dan selama pergerakannya akan terus berinteraksi dengan Awan lainnya sehingga menyebabkan muatan negatif dan positif pada awan memisah, hal ini disebabkan oleh gaya tarik antara muatan yang berbeda jenis dan gaya tolak antara muatan yang sejenis. Muatan negatif akan menempati salah satu sisi ( atas atau bawah ) dan muatan positif di sisi yang lain. Oleh karena itu lah awan bisa mengandung muatan.
Petir merupakan usaha alami untuk menetralkan muatan listrik yang dimiliki oleh awan. Sehingga, kita mengenal ada 2 jenis petir berdasarkan sumber muasal muatan listriknya, petir yang terjadi antar awan dan petir yang terjadi antara awan dengan permukaan bumi. Untuk terciptanya loncatan listrik petir dari awan ke permukaan tanah, kedua lokasi harus mempunyai perbedaan tegangan listrik hingga sebesar 10 juta Volt. Pada saat hujan atau akan hujan, kadar air di udara menjadi tinggi sehingga daya isolator udara menurun dan menyebabkan arus lebih mudah mengalir.
Sesaat sebelum terjadinya petir, terbentuk di permukaan tanah sebuah ( atau lebih ) jalur penerima tegangan. Jalur penerima tegangan ini biasanya tercipta di pucuk bentuk yang form runcing diatas permukaan tanah, yang biasanya mempunyai ketinggian yang paling tinggi dengan kondisi sekelilingnya.
Suara gemuruh petir merupakan hasil dari pemanasan udara yang ada didalam jalur utama petir oleh loncatan listrik. Pemanasan dalam waktu tiba tiba dengan suhu sedemikian tinggi membuat suara ledakan gemuruh didalamnya. Karena kecepatan cahaya (300.000 km / detik) lebih cepat dari pada kecepatan suara (332 meter / detik), kita melihat cahaya petir dahulu, baru kemudian disusul suara gemuruhnya.

INDUKSI ELEKTROMAGNETIK


Alat dan Bahan :

1. Paku
2. Kawat tembaga
3. Baterai 1,5 Volt
4. Klip kertas

Prosedur kerja :

1. Lilitkan kawat pada paku hingga hampir seluruh badan paku tertutupi oleh kawat.
2. Sambungkan ujung-ujung kawat ke kutub baterai.
3. Dekatkan ujung paku yang tidak tertutupi oleh kawat pada klip kertas.

Hasil : Klip kertas akan tertarik oleh paku.

Mengapa?

Paku yang memiliki sifat seperti magnet disebabkan karena adanya proses induksi elektromagnetik. Berdasarkan hukum Oersted, di sekitar kawat berarus listrik terdapat medan magnet. Listrik dihasilkan oleh baterai dan kemudian di alirkan melalui kawat yang melilit paku. Sehingga pada paku terjadi medan magnet yang dapat menghasilkan gaya megnet untuk menarik klip kertas.

RUMAH TERAPUNG DANAU SEMAYANG

Rumah terapung, atau dikenal dengan sebutan rakit oleh masyarakat desa Semayang merupakan salah satu jenis rumah tradisional masyarakat di daerah pinggir sungai. Rumah terapung di desa Semayang dibuat dengan bahan dasar kayu. Agar rumah dapat terapung diatas air, maka bagian bawah rumah diberi pelampung. Pelampung dari rumah tradisional ini dibuat dari batang kayu yang besar.

Rumah terapung merupakan salah satu bentuk penyesuaian diri masyarakat terhadap lingkungannya. Dimana desa Semayang merupakan desa yang sering banjir karena sering naiknya air danau Seamayang yang disebabkan oleh limpasan air dari sungai Mahakam. Oleh karena keadaan yang seperti itu, memaksa masyarakat untuk melakukan suatu penyesuaian sehingga timbul-lah ide untuk menggunakan rumah terapung sebagai tempat tinggal mereka.

Seperti rumah pada umumnya, rumah terapung ini digunakan sebagai tempat hidup keluarga dalam melakukan kegiatan sehari-hari seperti biasa. Bahkan ada yang mencari rezeki dengan membuka toko menggunakan rumah terapung tersebut.

Adapun kelebihan dari rumah terapung ini akan terasa saat banjir melanda desa Semayang. Ketika rumah-rumah megah didarat terendam banjir, rumah terapung dengan kesederhanaan dapat dapat mengatasi hal itu, dan seolah-olah tidak terganggu. Selain itu, berbeda dengan rumah didarat yang lokasinya pemanen, rumah terapung dapat dengan mudah dipindahkan ke lokasi yang di inginkan dengan cara ditarik dengan menggunakan perahu ketinting.

Rumah terapung yang ditarik perahu ketinting untuk dipindahkan ke lokasi lain.

Anak sungai danau Semayang yang melintas di desa Semayang mempunyai lebar yang kecil, sehingga tidak memungkinkan kapal motor untuk melintas di anak sungai tersebut, terkecuali saat banjir dimana anak sungai akan semakin melebar. Kendaraan air yang digunakan sebagai transportasi air sehari-hari adalah perahu ketinting. Gangguan oleh gelombang yang berasal dari perahu ketinting yang melintas sangat kecil sekali dan hampir tidak dirasa oleh orang yang berada di dalam rumah terapung.


PEMBANGKIT LISTRIK TENAGA MIKROHIDRO

Energi merupakan salah satu kebutuhan utama dalam kehidupan manusia. Peningkatan kebutuhan energi dapat merupakan indikator peningkatan kemakmuran, namun bersamaan dengan itu juga menimbulkan masalah dalam usaha penyediaannya.

Air merupakan sumber energi yang murah dan relatif mudah didapat, karena pada air tersimpan energi potensial (pada air jatuh) dan energi kinetik (pada air mengalir). Tenaga air (Hydropower) adalah energi yang diperoleh dari air yang mengalir. Energi yang dimiliki air dapat dimanfaatkan dan digunakan dalam wujud energi mekanis maupun energi listrik. Pemanfaatan energi air banyak dilakukan dengan menggunakan kincir air atau turbin air yang memanfaatkan adanya suatu air terjun atau aliran air di sungai. Sejak awal abad 18 kincir air banyak dimanfaatkan sebagai penggerak penggilingan gandum, penggergajian kayu dan mesin tekstil. Memasuki abad 19 turbin air mulai dikembangkan.

Energi air adalah energi yang telah dimanfaatkan secara luas di Indonesia yang dalam skala besar telah digunakan sebagai pembangkit listrik. Beberapa perusahaan di bidang pertanian bahkan juga memiliki pembangkit listrik sendiri yang bersumber dari energi air. Di masa mendatang untuk pembangunan pedesaan termasuk industri kecil yang jauh dari jaringan listrik nasional, energi yang dibangkitkan melalui sistem mikrohidro diperkirakan akan tumbuh secara pesat.

PLTMH, dipilih sebagai salah satu energi alternatif yang ramah lingkungan, renewable energy ( dapat diperbaharui ), tidak konsumtif terhadap pemakaian air, long life ( tahan lama ) dan biaya operasinya kecil sesuai daerah terpencil. PLTMH juga berpotensi sebagai penguat pola pengelelolaan hutan secara modern bagi masyarakat untuk merestorasi lingkungan dan sumber daya hutan. Upaya pengembangan Mikrohidro adalah upaya konstrukstif untuk mengajak masyarakat peduli terhadap lingkungan.

Mikrohidro dibangun berdasarkan kenyataan bahwa adanya air yang mengalir di suatu daerah dengan kapasitas dan ketinggian yang memadai. Istilah kapasitas mengacu kepada jumlah volume aliran air persatuan waktu (flow capacity) sedangan beda ketinggian daerah aliran sampai ke instalasi dikenal dengan istilah head. Mikrohidro juga dikenal sebagai white resources dengan terjemahan bebas bisa dikatakan “energi putih“. Dikatakan demikian karena instalasi pembangkit listrik seperti ini mengunakan sumber daya yang telah disediakan oleh alam dan ramah lingkungan. Suatu kenyataan bahwa alam memiliki air terjun atau jenis lainnya yang menjadi tempat air mengalir. Dengan teknologi sekarang maka energi aliran air beserta energi perbedaan ketinggiannya dengan daerah tertentu (tempat instalasi akan dibangun) dapat diubah menjadi energi listrik.

A. Pengertian Mikro Hidro
Mikrohidro adalah istilah yang digunakan untuk instalasi pembangkit listrik yang mengunakan energi air. Kondisi air yang bisa dimanfaatkan sebagai sumber daya (resources) penghasil listrik adalah memiliki kapasitas aliran dan ketiggian tertentu dari instalasi. Semakin besar kapasitas aliran maupun ketinggiannya dari istalasi maka semakin besar energi yang bisa dimanfaatkan untuk menghasilkan energi listrik.
Berdasarkan output yang dihasilkan pembangkit listrik tenaga air dibedakan atas:
1. Large-hydro : lebih dari 100 MW
2. Medium-hydro: antara 15 – 100 MW
3. Small-hydro : antara 1 – 15 MW
4. Mini-hydro : Daya diatas 100 kW, tetapi dibawah 1 MW
5. Micro-hydro: Output yang dihasilkan berkisar dari 5kW sampai 100 kW; biasanya digunakan untuk penyediaan energi bagi komunitas kecil atau masyarakat pedesaan yang terpencil atau susah dijangkau.
6. Pico-hydro : daya yang dikeluarkan berkisar ratusan watt sampai 5kW
Pembangkit listrik mikrohidro adalah suatu pembangkit yang dapat menghasilkan energi listrik sampai dengan 100 KW sedangkan untuk pembangkit listrik yang dapat menghasilkan energi listrik sebesar 100 KW – 5 MW didefinisikan sebagai pembangkit listrik.


B. Prinsip kerja Mikro hidro
Mikrohidro mendapatkan energi dari aliran air yang memiliki perbedaan ketinggian tertentu. Energi tersebut dimanfaatkan untuk memutar turbin yang dihubungkan dengan generator listrik. Mikrohidro bisa memanfaatkan ketinggian air yang tidak terlalu besar, misalnya dengan ketingian air 2.5 m bisa dihasilkan listrik 400 W. Potensi pemanfaatan mikrohidro secara nasional diperkirakan mencapai 7,500 MW, sedangkan yang dimanfaatkan saat ini baru sekitar 600 MW.
Mikrohidro memiliki tiga komponen utama yaitu air (sumber energi), turbin dan generator. Air yang mengalir dengan kapasitas tertentu disalurkan dengan ketinggian tertentu menuju rumah instalasi (rumah turbin). Di rumah instalasi, air tersebut akan menumbuk turbin dimana turbin akan menerima energi air tersebut dan mengubahnya menjadi energi mekanik berupa berputarnya poros turbin. Poros yang berputar tersebut kemudian ditransmisikan ke generator dengan mengunakan kopling. Dari generator akan dihasilkan energi listrik yang akan masuk ke sistem kontrol arus listrik, sebelum dialirkan ke rumah-rumah atau keperluan lainnya (beban). Begitulah secara ringkas proses Mikrohidro merubah energi aliran dan ketinggian air menjadi energi listrik.
Energi yang digunakan untuk menggerakkan turbin didapatkan dari dua cara:
1. Dengan head ; memanfaatkan beda ketinggian permukaan air (energi potensial sungai)
2. Tanpa head ; memanfaatkan aliran sungai (energi kinetik sungai)
Dimana head adalah jarak vertical atau besarnya ketinggian jatuhnya air. Semakin besar head umumnya akan semakin baik karena air yang dibutuhkan semakin sedikit dan peralatan semakin kecil, dan turbin bergerak dengan kecepatan tinggi. Masalahnya adalah tekanan pada pipa dan kekuatan sambungan pipa harus kuat dan diperhatikan dengan cermat.

C. Daya yang dihasilkan pada Mikro Hidro
Besarnya tenaga air yang tersedia dari suatu sumber air bergantung pada besarnya head dan debit air. Dalam hubungan dengan reservoir air maka head adalah beda ketinggian antara muka air pada reservoir dengan muka air keluar dari kincir air/turbin air. Total energi yang tersedia dari suatu reservoir air adalah merupakan energi potensial air yaitu :
E = mgh

Dengan
m = massa air (kg)
g = percepatan gravitasi(m/s2)
h = head/ketinggian air (m)

Daya merupakan energi tiap satuan waktu (E/t), sehingga persamaan diatas dapat dinyatakan sebagai:

P = E/t = (m/t)gh

Karena (m/t) = ρQ maka

P = ρQgh

dimana
P = daya (watt)
ρ = massa jenis air (kg/m3)
Q = debit air (m3/s)

Selain memanfaatkan air jatuh hydropower dapat diperoleh dari aliran air datar. Dalam hal ini energi yang tersedia merupakan energi kinetik

E = 0,5 m v2

dimana
m = massa air ( kg)
v = kecepatan air (m/s2)

Daya air yang tersedia dinyatakan sebagai berikut :

P = ρQv2

atau dengan menggunakan persamaan kontinuitas Q = Av, maka

P = ρAv3

dengan A = luas penampang aliran air (m2)


D. Pemanfaatan energi Mikro Hidro dengan menggunakan kincir dan turbin


1. Kincir Air (Water Wheel)


Kincir air merupakan sarana untuk merubah energi air menjadi energi mekanik berupa torsi pada poros kincir. Ada beberapa tipe kincir air yaitu :

* Kincir Air Overshot
* Kincir Air Undershot
* Kincir Air Breastshot
* Kincir Air Tub

1.1 Kincir Air Overshot

Kincir air Overshot

Kincir air overshot bekerja bila air yang mengalir jatuh ke dalam bagian sudu-sudu sisi bagian atas, dan karena gaya berat air roda kincir berputar. Kincir air overshot adalah kincir air yang paling banyak digunakan dibandingkan dengan jenis kincir air yang lain.
Keuntungan
* Tingkat efisiensi yang tinggi dapat mencapai 85%.
* Tidak membutuhkan aliran yang deras.
* Konstruksi yang sederhana.
* Mudah dalam perawatan.
* Teknologi yang sederhana mudah diterapkan di daerah yang terisolir.
Kerugian
* Karena aliran air berasal dari atas maka biasanya reservoir air atau bendungan air, sehingga memerlukan investasi yang lebih banyak.
* Tidak dapat diterapkan untuk mesin putaran tinggi.
* Membutuhkan ruang yang lebih luas untuk penempatan.
* Daya yang dihasilkan relatif kecil.

1.2 Kincir Air Undershot

Kincir Air Undershot

Kincir air undershot bekerja bila air yang mengalir, menghantam dinding sudu yang terletak pada bagian bawah dari kincir air. Kincir air tipe undershot tidak mempunyai tambahan keuntungan dari head.Tipe ini cocok dipasang pada perairan dangkal pada daerah yang rata. Tipe ini disebut juga dengan ”Vitruvian”. Disini aliran air berlawanan dengan arah sudu yang memutar kincir.
Keuntungan
* Konstruksi lebih sederhana
* Lebih ekonomis
* Mudah untuk dipindahkan
Kerugian
*Efisiensi kecil
*Daya yang dihasilkan relatif kecil

1.3 Kincir air breastshot

Kincir Air Breastshot

Kincir air Breastshot merupakan perpaduan antara tipe overshot dan undershot dilihat dari energi yang diterimanya. Jarak tinggi jatuhnya tidak melebihi diameter kincir, arah aliran air yang menggerakkan kincir air disekitar sumbu poros dari kincir air. Kincir air jenis ini menperbaiki kinerja dari kincir air tipe under shot.
Keuntungan
* Tipe ini lebih efisien dari tipe under shot
* Dibandingkan tipe overshot tinggi jatuhnya lebih pendek
* Dapat diaplikasikan pada sumber air aliran datar
Kerugian
* Sudu-sudu dari tipe ini tidak rata seperti tipe undershot (lebih rumit)
* Diperlukan dam pada arus aliran datar
* Efisiensi lebih kecil dari pada tipe overshot

1.4 Kincir air tub

Kincir Air Tub

Kincir air Tub merupakan kincir air yang kincirnya diletakkan secara horisontal dan sudu-sudunya miring terhadap garis vertikal, dan tipe ini dapat dibuat lebih kecil dari pada tipe overshot maupun tipe undershot. Karena arah gaya dari pancuran air menyamping maka, energi yang diterima oleh kincir yaitu energi potensial dan kinetik.
Keuntungan
* konstruksi yang lebih ringkas
* Kecepatan putarnya lebih cepat
Kerugian
* Tidak menghasilkan daya yang besar
* Karena komponennya lebih kecil membutuhkan tingkat ketelitian yang lebih teliti


2. Turbin air
Turbin air dikembangkan pada abad 19 dan digunakan secara luas untuk pembangkit tenaga listrik.. Turbin air mengubah energi potensial air menjadi energi mekanis. Energi mekanis diubah dengan generator listrik menjadi tenaga listrik. Berdasarkan prinsip kerja turbin dalam mengubah energi potensial air menjadi energi mekanis, turbin air dibedakan menjadi dua kelompok yaitu turbin impuls dan turbin reaksi.

Pengelompokan Turbin:

a. Turbin Impuls

* High head : Pelton, dan Turgo
* Medium Head : Cross-flow, Multi jet-pelton, dan Turgo
* Low Head : Crossflow

b. Turbin Reaksi

* Medim Head : Francis
* Low Head : Prropeller, dan Kaplan

2.1. Turbin Impuls
Energi potensial air diubah menjadi energi kinetik pda nozle. Air keluar nozle yang mempunyai kecepatan tinggi membentur sudu turbin. Setelah membentur sudu arah kecepatan aliran berubah sehingga terjadi perubahan momentum (impulse). Akibatnya roda turbin akan berputar. Turbin impuls adalah turbin tekanan sama karena aliran air yang keluar dari nosel tekanannya adalah sama dengan tekanan atmosfir sekitarnya. Semua energi tinggi tempat dan tekanan ketika masuk ke sudu jalan turbin dirubah menjadi energi kecepatan.

2.1.1 Turbin Pelton

Turbin Pelton

Turbin pelton merupakan turbin impuls. Turbin Pelton terdiri dari satu set sudu jalan yang diputar oleh pancaran air yang disemprotkan dari satu atau lebih alat yang disebut nosel. Turbin Pelton adalah salah satu dari jenis turbin air yang paling efisien. Turbin Pelton adalah turbin yang cocok digunakan untuk head tinggi.

Bentuk sudu turbin terdiri dari dua bagian yang simetris. Sudu dibentuk sedemikian sehingga pancaran air akan mengenai tengah-tengah sudu dan pancaran air tersebut akan berbelok ke kedua arah sehinga bisa membalikkan pancaran air dengan baik dan membebaskan sudu dari gaya-gaya samping. Untuk turbin dengan daya yang besar, sistem penyemprotan airnya dibagi lewat beberapa nosel. Dengan demikian diameter pancaran air bisa diperkecil dan ember sudu lebih kecil.

Turbin Pelton untuk pembangkit skala besar membutuhkan head lebih kurang 150 meter tetapi untuk skala mikro head 20 meter sudah mencukupi.

2.1.2 Turbin Turgo

Sudu turbin Turgo dan nozle

Turbin Turgo dapat beroperasi pada head 30 s/d 300 m. Seperti turbin pelton turbin turgo merupakan turbin impulse, tetapi sudunya berbeda. Pancaran air dari nozle membentur sudu pada sudut 20 o. Kecepatan putar turbin turgo lebih besar dari turbin Pelton. Akibatnya dimungkinkan transmisi langsung dari turbin ke generator sehingga menaikkan efisiensi total sekaligus menurunkan biaya perawatan.

2.1.3 Turbin Crossflow
Salah satu jenis turbin impuls ini juga dikenal dengan nama Turbin Michell-Banki yang merupakan penemunya. Selain itu juga disebut Turbin Osberger yang merupakan perusahaan yang memproduksi turbin crossflow. Turbin crossflow dapat dioperasikan pada debit 20 litres/sec hingga 10 m3/sec dan head antara 1 s/d 200 m.


Turbin crossflow

Turbin Crossflow menggunakan nozle persegi panjang yang lebarnya sesuai dengan lebar runner. Pancaran air masuk turbin dan mengenai sudu sehingga terjadi konversi energi kinetik menjadi energi mekanis. Air mengalir keluar membentur sudu dan memberikan energinya (lebih rendah dibanding saat masuk) kemudian meninggalkan turbin. Runner turbin dibuat dari beberapa sudu yang dipasang pada sepasang piringan paralel.

2.2 Turbin Reaksi
Sudu pada turbin reaksi mempunyai profil khusus yang menyebabkan terjadinya penurunan tekanan air selama melalui sudu. Perbedaan tekanan ini memberikan gaya pada sudu sehingga runner (bagian turbin yang berputar) dapat berputar. Turbin yang bekerja berdasarkan prinsip ini dikelompokkan sebagai turbin reaksi. Runner turbin reaksi sepenuhnya tercelup dalam air dan berada dalam rumah turbin.

2.2.1 Turbin Francis
Turbin francis merupakan salah satu turbin reaksi. Turbin dipasang diantara sumber air tekanan tinggi di bagian masuk dan air bertekanan rendah di bagian keluar. Turbin Francis menggunakan sudu pengarah. Sudu pengarah mengarahkan air masuk secara tangensial. Sudu pengarah pad turbin Francis dapat merupakan suatu sudu pengarah yang tetap ataupun sudu pengarah yang dapat diatur sudutnya. Untuk penggunaan pada berbagai kondisi aliran air penggunaan sudu pengarah yang dapat diatur merupakan pilihan yang tepat.

Turbin Francis

2.2.2. Turbin Kaplan & Propeller
Turbin Kaplan dan propeller merupakan turbin rekasi aliran aksial. Turbin ini tersusun dari propeller seperti pada perahu.. Propeller tersebut biasanya mempunyai tiga hingga enam sudu.

Turbin kaplan


E. Komponen-komponen Pembangkit Listrik Mikro Hidro

Komponen-komponen Besar dari sebuah Skema Mikro Hidro

Komponen PLTMH :
1. Diversion Weir dan Intake (Dam/Bendungan Pengalih dan Intake). Dam pengalih berfungsi untuk mengalihkan air melalui sebuah pembuka di bagian sisi sungai (‘Intake’ pembuka) ke dalamsebuah bak pengendap (Settling Basin).
2. Settling Basin (Bak Pengendap). Bak pengendap digunakan untuk memindahkan partikel-partikel pasir dari air. Fungsi dari bak pengendap adalah sangat penting untuk melindungi komponen-komponen berikutnya dari dampak pasir.
3. Headrace (Saluran Pembawa). Saluran pembawa mengikuti kontur dari sisi bukit untuk menjaga elevasi dari air yang disalurkan.
4. Headtank (Bak Penenang). Fungsi dari bak penenang adalah untuk mengatur perbedaan keluaran air antara sebuah penstock dan headrace, dan untuk pemisahan akhir kotoran dalam air seperti pasir, kayu-kayuan.
5. Penstock (Pipa Pesat/Penstock). Penstock dihubungkan pada sebuah elevasi yang lebih rendah ke sebuah roda air, dikenal sebagai sebuah Turbin.
6. Rumah Pembangkit/ Power House. Adalah rumah tempat semua peralatan mekanik dan elektrik PLTMH. Peralatan Mekanik seperti Turbin dan Generator berada dalam Rumah Pembangkit, demikian pula peralatan elektrik seperti kontroler.
7. Saluran Buang (Tailrace)
8. Turbine dan Generator (Turbin dan Generator). Perputaran gagang dari roda dapat digunakan untuk memutar sebuah alat mekanikal (seperti sebuah penggilingan biji, pemeras minyak, mesin bubut kayu dan sebagainya), atau untuk mengoperasikan sebuah generator listrik.Mesin-mesin atau alat-alat, dimana diberi tenaga oleh skema hidro, disebut dengan ‘Beban’ (Load).
9. Panel atau Peralatan Pengontrol Listrik. Biasanya berbentuk kotak yang ditempel di dinding. Berisi peralatan elektronik untuk mengatur listrik yang dihasilkan Generator. Panel termasuk alat elektrik.
10. Jaringan Kabel Listrik. Biasanya kabel yang menyalurkan listrik dari rumah pembangkit ke pelanggan.
Tentu saja ada banyak variasi pada penyusunan disain ini. Sebagai sebuah contoh, air dimasukkan secara langsung ke turbin dari sebuah saluran tanpa sebuah penstock. Tipe ini adalah metode paling sederhana untuk mendapatkan tenaga air tetapi belakangan ini tidak digunakan untuk pembangkit listrik karena efisiensinya rendah. Kemungkinan lain adalah bahwa saluran dapat dihilangkan dan sebuah penstock dapat langsung ke turbin dari bak pengendap pertama. Variasi seperti ini akan tergantung pada karakteristik khusus dari lokasi dan skema keperluan-keperluan dari pengguna.

F. Kelebihan dan kekurangan PLTMH

-Kelebihan PLTMH

Beberapa kelebihan PLTMH adalah :

* Bersih Lingkungan
* Energi yang terbarui
* Tidak konsumtif terhadap pemakaian air
* Mudah dioperasikan sebagai base load maupun peak load (dapat dengan cepat on/off)
* Biaya operasi rendah
* Tahan Lama (Long Life)
* Range biaya: $1.200 – $6.000 per installed kW
* Sesuai untuk daerah terpencil

- Kekurangan PLTMH

Beberapa keterbatasan PLTMH adalah :
* Pada musim kemarau kemampuan PLTMH akan menurun karena jumlah air biasanya Berkurang.
* Jika pelanggan melebihi kemampuan PLTMH, maka kualitas listrik akan menurun.
* Semakin jauh jarak Pelanggan ke Pembangkit, maka kualitas listrik juga lebih buruk.
* Jika pelanggan menggunakan listrik secara berlebih, maka kualitas listrik menurun dan membahayakan peralatan.

PENYEBAB WARNA BENDA

Mengapa suatu benda berwarna?

Jika suatu benda memancarkan cahaya biru, maka benda tersebut terlihat berwarna biru. Jika suatu benda disinari oleh cahaya putih dan menyerap warna biru, maka benda tersebut akan terlihat berwarna kuning (yakni, putih – biru = hijau + merah=kuning ). Jika benda tersebut menyerap warna biru dan merah, maka benda tersebut akan terlihat hijau. Contohnya adalah daun. Penyerapan spektrum warna ini dilakukan oleh atom/molekul penyusun benda.
Daun menyerap cahaya biru dan merah, dan memantulkan cahaya hijau dari sinar putih


Mengapa suatu atom/molekul menyerap menyerap cahaya tertentu? Penyerapan hanya terjadi jika energi foton yang datang cocok dengan energi yang diperlukan untuk memindahkan satu elektron terluarnya dari tingkat dasar ke tingkat tereksitasi (atau dari pita valensi ke pita konduksi di dalam zat padat). Dengan alat yang dinamakan dengan spektroskop,d ari cahaya transmisi bisa diketahui tingkat/pita energi dari suatu atom/molekul/zat padat.

Jadi penyerapan spektrum warna oleh atom/molekul penyusun suatu benda yang menyebabkan benda tersebut memancarkan warna tertentu saja. Spektrum warna yang yang tidak diserap, akan dipancarkan. Spektrum warna yang dipancarkan inilah yang terlihat oleh mata, dan membuat benda tersebut menjadi berwarna.

GAMBAR INDAH DANAU SEMAYANG, "SENJA DI SEMAYANG"

Sungguh indah langit senja jika dipandang dari Danau Semayang. Terlihat sebuah perahu ketinting yang sedang melaju di permukaan Danau Semayang, Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur. Gambar ini diambil dari "Lensa Kukar".

GERHANA MATAHARI

 Gerhana matahari merupakan peristiwa jatuhnya bayang- bayang bulan ke permukaan bumi akibat terhalangnya sinar matahari menuju bumi oleh bulan.Gerhana matahari itu terjadi ketika posisi bulan terletak di antara Bumi dan Matahari  sehingga bulan menutup sebagian atau seluruh cahaya Matahari yang menuju ke bumi. Walaupun Bulan lebih kecil, bayangan Bulan mampu melindungi cahaya matahari sepenuhnya karena Bulan yang berjarak rata-rata jarak 384.400 kilometer dari Bumi lebih dekat dibandingkan Matahari yang mempunyai jarak rata-rata 149.680.000 kilometer.

Gerhana matahari dapat dibagi menjadi tiga jenis yaitu: gerhana total, gerhana sebagian, dan gerhana cincin. Sebuah gerhana matahari dikatakan sebagai gerhana total apabila saat puncak gerhana, piringan Matahari ditutup sepenuhnya oleh piringan Bulan. Saat itu, piringan Bulan sama besar atau lebih besar dari piringan Matahari. Ukuran piringan Matahari dan piringan Bulan sendiri berubah-ubah tergantung pada masing-masing jarak Bumi-Bulan dan Bumi-Matahari.
Gerhana Matahari Total






Gerhana sebagian terjadi apabila piringan Bulan (saat puncak gerhana) hanya menutup sebagian dari piringan Matahari. Pada gerhana ini, selalu ada bagian dari piringan Matahari yang tidak tertutup oleh piringan Bulan. 
Gerhana Matahari Sebagian
Gerhana cincin terjadi apabila piringan Bulan (saat puncak gerhana) hanya menutup sebagian dari piringan Matahari. Gerhana jenis ini terjadi bila ukuran piringan Bulan lebih kecil dari piringan Matahari. Sehingga ketika piringan Bulan berada di depan piringan Matahari, tidak seluruh piringan Matahari akan tertutup oleh piringan Bulan. Bagian piringan Matahari yang tidak tertutup oleh piringan Bulan, berada di sekeliling piringan Bulan dan terlihat seperti cincin yang bercahaya.
Gerhana Matahari Cincin
Gerhana matahari tidak dapat berlangsung melebihi 7 menit 40 detik. Ketika gerhana matahari, orang dilarang melihat ke arah Matahari dengan mata telanjang karena hal ini dapat merusakkan mata secara permanen dan mengakibatkan kebutaan.